Tausiah Ustad Adi Hidayat di Acara Prabowo: 20 Tahun Nabi Muhammad Bangun Madinah, Bisakah Indonesia Raih Generasi Emas 2045.
Jakarta,MegaMediaSulawesi – Sebuah video tausiah Ustad Adi Hidayat dalam acara buka puasa bersama Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih viral di media sosial. Dalam tausiahnya, Ustad Adi Hidayat mengisahkan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam membangkitkan ekonomi Kota Madinah yang saat itu dilanda krisis sosial dan ekonomi parah. Tausiah tersebut menyita perhatian netizen dan menjadi bahan diskusi hangat.
Ustad Adi Hidayat menjelaskan, Nabi Muhammad SAW membutuhkan waktu 20 tahun untuk membangun peradaban ekonomi di Madinah, yang sebelumnya bernama Yastrib. “Ibu Menteri Keuangan, saat itu Madinah masih disebut Yastrib. Kondisinya sangat memprihatinkan, berada di bawah resesi, pasar kacau, dimonopoli, kriminalitas tinggi, dan tak terkendali,” ujarnya dalam tausiah yang disampaikan di hadapan Presiden Prabowo dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Namun, lanjut Ustad Adi, dengan nilai ketakwaan dan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, krisis ekonomi tersebut berhasil diselesaikan hanya dalam waktu dua tahun. “Dua tahun krisis ekonomi selesai, dan dalam 20 tahun terciptalah generasi emas yang melahirkan kota berkemajuan, yang kemudian dikenal sebagai Al-Madinah Al-Munawwarah,” paparnya.
Ustad Adi Hidayat kemudian mengaitkan kisah tersebut dengan kondisi Indonesia saat ini. Menurutnya, jika Indonesia ingin mencapai generasi emas pada tahun 2045, maka diperlukan durasi yang sama, yaitu 20 tahun. “Sekarang tahun 2025. Jika kita menginginkan generasi emas 2045, kita punya durasi yang sama, 20 tahun. Mudah-mudahan puasa kali ini membawa spirit yang mengantar kita pada generasi emas,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama, pemerintah, dan rakyat untuk mewujudkan cita-cita tersebut. “Dengan saling melengkapi, ulamanya mencerahkan, pemerintahnya baik, rakyatnya menyatu, itulah Indonesia yang kita harapkan,” tandasnya.
Tausiah Ustad Adi Hidayat ini mendapat respons positif dari netizen. Banyak yang mengapresiasi pesan-pesan yang disampaikan, terutama terkait pentingnya keteladanan kepemimpinan dan kolaborasi untuk membangun bangsa. Acara buka puasa bersama tersebut juga dinilai sebagai momen silaturahmi yang mempererat hubungan antara pemerintah dan ulama.
Viralnya video tausiah ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh pesan keagamaan yang disampaikan dengan konteks kekinian, terutama dalam membangkitkan semangat kebangsaan dan optimisme menuju Indonesia Emas 2045.
Editor : MMS/Gar.
Admin